Sabtu, 19 Februari 2011

IMAM HASAN AL-MUJTABA as (bag. 6)

Al Husain a.s, adik kandungnya, duduk disamping tubuh kakaknya. Ia merasa hairan mengetahui sakit kakaknya yang sangat mendadakitu. Rupanya, Al Hasan a.s telah diracuni. “Katakan, siapakah yang telah meracunimu?” tanya Al Husain. “Tiga kali sudah aku diracuni orang, namun yang sekali ini sungguh luar biasa!” kata Al Hasan as. “Katakanlah, siapakah orang yang telah meracunimu itu!” pinta Al Husain a.s mendesak. Rupanya, Al Hasan sengaja tak mau menyebutkan nama orang yang telah meracuninya, meskipun Al Husain mendesak menanyakan hal tersebut. Tak ada catatan yang pasti tentang orang yang meracuni Al Hasan. Sebagian riwayat menyebutkan, bahwa Al Hasan diracuni oleh isterinya sendiri yang bernama Ja’dah binti Asy’ats. Terbujuk oleh rayuan Mu’awiyah untuk dikawinkan dengan putranya yang bernama Yazid, ditambah imbuhan seratusribu dinar, Ja’dah terpikat untuk membunuh Al Hasan. Diceritakan, bahwa Ja’dah kemudian menerima wang sebesar seratus ribu dinar itu, namun Mu’awiyah menolak untuk mengawinkan diadengan Yazid. Ketika ditanya tentang alasannya tidak mengawinkan Ja’dah dengan Yazid, Mu’awiyah berkata: “Bagaimana mungkin aku berani mengawinkan dia dengan anakku? Apabila ia telah tega meracuni cucu Rasulullah s.a.w, maka apa pula yang akan dia lakukan terhadap puteraku, Yazid?” Ja’dah tertegun dan baru sadar setelah semuanya terjadi. Jenazah Al Hasan as dimakamkan di pekuburan Baqi’, dekat makamneneknya, Fatimah binti Asad. Kaum muslimin berkabung mendengar berita wafatnya Al Hasan a.s. Masih jelas dalam ingatan mereka, betapa Al Hasan sangat menyerupai Nabi hampir dalam semua hal. Kerinduan orang kepada Nabi yang biasanya terobati dengan hadirnya Al Hasan a.s kini tak mungkin dinikmati lagi… Waallahu 'alam...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar